Tips Seputar KPR

Tips Seputar KPR
Mar 03, 2017 Serputar KPR

Tips Seputar KPR

OLEH Medcomm Mediterania Group

Tips Seputar KPR

 

Langkah-Langkah dan Persyaratan KPR Secara Umum

Untuk mendapatkan rumah idaman Anda secara kredit melalui sistem KPR ini maka Anda harus memahami beberapa prosedur atau tahapan dan langkah-langkah berikut ini:

 

1. Temukan Rumah yang Akan Dibeli dengan Kredit

Langkah pertama untuk bisa memiliki rumah secara kredit adalah dengan menentukan rumah yang akan dibeli. Untuk bisa menentukan rumah ini, Anda bsia melakukan dua hal.

Pertama, dengan mendatangi bank dan minta informasi lokasi-lokasi rumah yang tersedia untuk kredit KPR.

Kedua, mencari sendiri rumah atau perumahan melalui koran, internet, survei langsung ke beberapa lokasi atau info dari iklan tentang rumah KPR ini. Agar lebih efektif, ada baiknya Anda mencari beberapa pilihan atau alternatif rumah yang akan dibeli untuk nantinya Anda dibandingkan dari sisi harga, kemudahan proses kredit KPR rumah, dan lain-lain.

2. Tanyakan Segala Hal Terkait Rumah Tersebut

Setelah rumah target KPR sudah dipilih, tahap selanjutnya Anda harus menanyakan segala hal yang berkaitan dengan rumah tersebut. Hal-hal yang perlu Anda tanyakan antara lain adalah seperti harganya, berapa uang mukanya, cicilannya, berapa biaya tanda jadinya. Hal lain yang juga harus ditanyakan yaitu apakah rumah itu sudah dibangun atau baru akan dibangun setelah bayar uang muka. Lihatlah gambar denah dan desain dari rumah tersebut, pastikan lokasinya dengan benar. Jangan lupa juga untuk melakukan cek fasilitas rumah dan perumahan. Jika rumah KPR ini baru akan dibangun, Anda harus bisa memastikan waktu atau lamanya rumah dibangun. Tanyakan pula bagaimana proses kredit KPR rumah nantinya.

3. Membayar Tanda Jadi

Ketika semua informasi sudah Anda dapatkan secara gamblang dan jelas, maka saatnya menuju langkah berikutnya yaitu membayar tanda jadi. Tanda jadi ini seperti tanda booking yang merupakan bukti pemesanan rumah atau kavling supaya rumah yang Anda inginkan tidak lantas dibeli orang lain atau juga supaya harganya tidak naik jika tidak segera dibayar. Umumnya setiap developer memiliki  aturan yang berbeda-beda terkait tanda jadi ini. Ada beberapa developer yang membebaskan tanpa batas waktu, ada juga yang mengharuskan bayar uang muka setelah beberapa waktu, namun ada pula developer yang hangus bila tidak jadi.

4. Bayar Uang Muka KPR

Setelah membayar tanda jadi, langkah selanjutnya dari prosedur pembelian rumah secara kredit ini adalah membayar uang muka KPR. Beberapa developer menyatakan bahwa tanda jadi sudah merupakan bagian uang muka. Jadi jika aturannya demikian, maka Anda hanya perlu membayar sisanya saja. Uang muka yang telah Anda bayarkan ini akan dikembalikan jika pengajuan KPR rumah Anda ternyata mengalami penolakan oleh pihak bank.

5. Ajukan KPR Ke Pihak Bank

Berikutnya setelah uang muka dilunasi, maka Anda harus mengajukan kredit KPR ke Bank yang sesuai dengan pilihan Anda. Para proses ini umumnya developer akan membantu Anda mengurus pengajuan ini ke bank yang sudah menjadi partnernya. Tapi bila Anda memilih Bank yang bukan partner developer maka Anda akan diminta untuk memproses pengajuan kredit KPR rumah ini sendiri. Beberapa persyaratan KPR yang harus Anda lengkapi untuk pengajuan ini antara lain fotokopi rekening koran semua tabungan, surat keterangan bekerja, slip gaji 3 bulan terakhir, menjadi pegawai tetap minimal 2 tahun, fotokopi KTP, KK, Surat Nikah, dan lain-lain tergantung masing-masing bank. Sedangkan waktu dalam pengajuan KPR rumah ini sendiri umumnya akan memakan waktu yang cukup lama yaitu 1 bulan.

 

 

 

Tips KPR disetujui pihak Bank

Dalam pengajuan KPR tentu banyak Hal yang harus di lampirkan dan tentunya sangat penting, berikut adalah beberapa tips supaya pengajuan KPR dapat di terima pihak perbankkan :

1. Mengetahui cara berpikir bank

Walaupun pihak bank sudah mencoba mendekatkan diri kepada calon nasabahnya, melalui promo-promo KPR yang menarik, namun masih saja ada calon nasabah yang merasa takut dan masih enggan untuk mengajukan pinjaman ke pihak bank terkait. Tugas bank memang membiayai Nasabah yang memang layak dibiayai terutama dalam hal kepemilikan Perumahan. Bank harus mencairkan uang tersebut untuk kemudian diedarkan lagi, kerja bank memang seperti itu. Anda tidak perlu takut jika Uang yang dibayarkan untuk kredit KPR akan hilang atau berkurang, biarkan itu menjadi tanggung jawab pihak bank terkait. Bank mendapatkan keuntungan dari bunga yang Anda bayar bersama kredit KPR.

2. Mengetahui Kemampuan Bayar

Jika Kondisinya, Anda membeli rumah yang baru dan dalam kondisi baru, biasanya pihak bank akan mendanai hingga 80 persen, sedangkan untuk rumah yang pernah ditempati sebelumnya, bank akan mendanai hingga 70 persen. Ketentuan yang berlaku untuk kepemilikan rumah saat ini adalah calon pembeli menyediakan dana terlebih dulu atau DP sebesar 20 atau 30 persen. Setelah itu, calon pembeli harus mampu menghitung berapa kira-kira besar plafon yang diberikan pihak bank. Caranya adalah Anda menghitung seluruh penghasilan anda perbulan, lalu tambahkan bila ada penghasilan lainya. Setelah itu kalikan 30 persen total seluruhnya.

3. Menyusun Laporan Keuangan

Ada baiknya jsebelum mengajukan permohonan KPR ke pihak bank yang sudah dipilih, anda terlebih dulu membuat laporan keuangan. Mintalah bukti rekening Koran selama 3 bulan terakhir, karena biasanya pihak bank akan meminta hal ini sebagai syarat awal pengajuan KPR. Yang terpenting adalah rekening tabungan Anda harus stabil. Pendapatan anda per bulannya tercetak jelas agar Bank yakin bahwa anda memang berpenghasilan.  

4. Menyiapkan Dokumen

Setelah cetak rekening koran, anda harus menyiapkan dokumen yang diperlukan sebagai syarat pengajuan. Secara umum, persyaratannya adalah sebagai berikut:

a.      Persyaratan Umum
• WNI dan berdomisili di Indonesia.
• Karyawan tetap dengan pengalaman kerja minimal 2 tahun.
• Wiraswasta dengan pengalaman Usaha minimal 3 tahun.
• Professional dengan pengalaman praktik minimal 2 tahun.
• Usia minimal saat pembiayaan diberikan adalah 21 tahun dan maksimal Usia pensiun untuk karyawan atau 65 tahun untuk wiraswasta dan profesional.

b.      Persyaratan Khusus
• Kartu Tanda Pengenal (KTP).
• Kartu Keluarga dan Surat Nikah.
•  Slip gaji terakhir atau surat keterangan gaji.
•  Rekening Koran/tabungan 3 bulan terakhir.
•  NPWP Pribadi.

c.       Persyaratan Jaminan
• Sertifikat Tanah (SHGB dan SHM)
• Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
• Peta Lokasi
• PBB Terakhir

 5. Masukan Dokumen ke Banyak Bank Sekaligus

Masukan dokumen ke beberapa bank untuk peluang lebih besar agar mendapatkan dana KPR yang diinginkan. Jika nanti banyak pihak bank tertarik dan bersedia untuk memberikan dana KPR, anda bisa melakukan negosiasi.

6. Negosiasi dengan Bank Terkait

Setelah permohonan KPR disetujui, saatnya anda melakukan negosiasi dengan pihak bank terkait. Umumnya, bank telah menetapkan bunga KPR masing-masing berbeda, katakanlah bunganya 12 persen. Anda bisa melakukan negosiasi untuk hal tersebut, juga mengenai plafon yang dipilih serta jangka waktu KPR.

7. Pilih Bank yang Memberikan Bunga KPR Terendah dengan Plafon Tertinggi

Jika Anda menerima banyak tawaran dari beberapa bank, terkait pembiayaan KPR yang telah Anda ajukan, sebaiknya pilih Bank yang menawarkan bunga KPR terendah. Selain itu, pastikan juga plafon yang ditawarkan cukup tinggi, serta jangan waktunya lama. Dengan begitu, Anda dapat  mempersiapkan cicilannya nanti dengan lebih maksimal.

 

Semoga Tips Langkah-Langkah dan Persyaratan KPR Secara Umum & Tips KPR disetujui pihak Bank dapat membantu Anda sukses dalam pengajuan KPR.

 

Source : bisnis liputan6 & cermati

 

KOMENTAR

PENCARIAN berita

2019 © Century 21 Mediterania Group

Powered by: